Teropongistana.com – Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Helmy Santika saat dialog Ngopi ( Ngobrol Bareng Polisi ) di warung kopi Aceh Kota Gorontalo bersama para LSM dan Ormas yang hadir, mengajak semua pihak untuk peduli soal lingkungan. Jum’at (6/1/2023).

“Selama ini, kenapa soal tambang, LSM maupun Ormas kok konsen sekali, bahkan diikuti hingga menulis berita macam-macam, tapi pertanyaan saya begini, soal tambang itu soal lingkungan, tambang di suwawa itu masuk di taman nasional bogani Nani Wartabone, tapi pernah gak yang peduli soal lingkungan, bicara mata pencarian bicara perut, pada saat ini , kita punya anak cucu yang nantinya akan menerima dampaknya, begitu banjir nanti yang disalahkan siapa? Pemerintah.. apakah itu menjadi alasan pembenar untuk pemenuhan kebutuhan perut ? “ Jelas Helmy
Ia juga singgung soal kepedulian terhadap danau Limboto.

“Danau Limboto dulu sangat top dan dikenal oleh masyarakat seperti halnya Danau Poso di Sulteng, Danau Tondano di Sulut, tapi pernahkah lihat disana, bagaimana pendangkalan danau itu terjadi, bagaimana bisa ada eceng gondok, adakah yang peduli, apakah karena itu tidak cepat menghasilkan uang ? padahal fungsi danau limboto adalah untuk pengendalian banjir, pemenuhan air minum untuk masyarakat di Provinsi Gorontalo,jangan hanya meributkan soal tambang, silakan teman-teman LSM buat kajian tentang danau Limboto, suarakan, itu sudah masuk program strategi nasional, ayo kita jaga sama-sama,”Terangnya.

Baca juga : Jum’at Curhat, Kapolda Gorontalo Terima Keluh Kesah Masyarakat

Baca Juga Sekda Buka Expo Semarak Tangerang Religi 2023 Selasa, 3 Januari 2023
Sekda Buka Expo Semarak Tangerang Religi 2023

Selanjutnya, terkait tambang batu hitam, Helmy secara tegas mengatakan bahwa selama belum ada regulasi soal tambang batu hitam, maka semua aktifitas terkait hal itu adalah illegal.

“Dalam proses pendekatan hukum kalau sudah ditangkap harus tegak lurus, jangan main-main, bahkan kemarin saya sudah ingatkan kepada Kapolres Bone Bolango yang baru untuk tidak terlibat baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap tambang illegal batu hitam begitu juga kepada anggota lainnya,”Tegas Jenderal Bintang Dua tersebut.