Melanjutkan keterangannya, perwira baret merah penyandang melati tiga ini mengatakan bahwa budaya bertanam pohon yang dilakukan selama ini merupakan sesuatu yang telah menjadi tradisi di lingkungan Kopassus TNI-AD.

“Budaya ini melanjutkan dari apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu-pendahulu Kopassus, apa yang kita nikmati saat ini merupakan warisan dari para senior-senior kita sebelumnya, karena ini sangat penting untuk generasi dan anak cucu kita di masa-masa mendatang”, tutur Irfan Amir.

Merespon kegiatan pembagian bibit pohon dari Kopassus TNI-AD hari ini, seorang warga desa binaan Kopassus penerima bibit, Edi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kopassus atas pemberian bibit pohon.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kopassus yang telah memberikan bibit pohon buah-buahan kepada saya dan warga desa binaan lainnya. Pohon-pohon ini akan ditanam di pekarangan rumah kami”, ucap Edi kepada pewarta yang mewawancarainya usai acara penyerahan bibit pohon secara simbolis ini.

Dari pantauan di lapangan, bibit pohon yang dibagikan terdiri dari pohon buah yakni mangga, kelengkeng, durian, petay dan lain-lain.

“Ke depannya, Kopassus akan terus melakukan kegiatan seperti ini dengan menggandeng pihak-pihak yang memiliki pandangan yang sama dengan Kopassus terkait pelestarian lingkungan, Semoga apa yang kita lakukan mendapat barokah dari Tuhan YME”, tutup Kolonel Infantri Irfan Amir. (Hendro)