Sebelumnya, sempat geger tentang adanya penemuan mayat perempuan di semak-semak dekat Jalan Stadion Badak Pandeglang pada Rabu, 8 Februari 2023 lalu yang menghebohkan publik. Mayat perempuan itu ditemukan warga sekira pukul 22.00 WIB. Masyarakat sekitar yang menemukan mayat perempuan di Pandeglang itu langsung melaporkannya ke Polres Pandeglang. Pelaku langsung diburu oleh aparat dan tertangkap kurang dari satu jam setelah melakukan aksinya.
Pelaku pembunuhan terhadap perempuan berinisial LS (23) di Pandeglang itu pun sudah dimintai keterangan oleh pihak berwajib. Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Shilton menyebut pelaku berinisial RA, ditangkap di rumahnya.
“Berkat laporan dari masyarakat, personel Polres Pandeglang bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku kurang lebih 30 menit dari waktu kejadian. Pelaku RA ditangkap di rumahnya di Cipacung, dan akhirnya kasus pembunuhan ini dapat diungkap,” ucap Shilton.
Shilton kemudian menjelaskan motif pelaku melakukan pembunuhan kepada awak media. Kata Shilton, pelaku membunuh sang pacar lantaran terbakar api cemburu. Pelaku menduga korban berselingkuh saat melihat LS di jalan bersama pria lain. Lantaran emosi dan kesal, pelaku langsung mengajak korban pergi hingga berujung membunuh korban.
“Berawal tidak sengaja pelaku RA bertemu dengan korban di depan toko yang berada di Cipacung Saruni Pandeglang, kemudian pelaku RA mengajak korban ke daerah Stadion Badak Pandeglang, setelah tiba di tempat, pelaku dengan korban terlibat adu mulut,” ujar Shilton.
Dikatakan Shilton, korban dicekik dan dibekap mulutnya oleh pelaku. LS sempat melakukan perlawanan dengan menggigit RA, keduanya sempat jatuh sekitar 3 meter menuju arah kebun.Pelaku disebut reflek memukul korban menggunakan serpihan kloset yang ada di lokasi kejadian. Korban mengalami luka di bagian leher dan kepala hingga mengalami pendarahan hebat dan berujung kehilangan nyawanya.
“Kemudian pelaku RA langsung menghampiri kendaraan korban dan mengambil 1 buah tas milik korban yang berisi HP dan laptop kemudian pelaku pergi meninggalkan tempat tersebut,” tutup Shilton. (Jum)

