Teropongistana.com JAKARTA – Pemerintah diminta lebih berhati-hati dalam rekruitmen calon pejabat di kementerian/lembaga negara menyusul mencuatnya sejumlah kasus pelanggaran hukum dan etik di kalangan pejabat serta keluarganya.
Kasus-kasus itu telah menggerus kepercayaan publik kepada institusi dimana pejabat itu bertugas. Salah satu kasus besar yakni pembunuhan Brigadir Joshua oleh mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo yang sempat mencoreng citra Polri.
Baru-baru ini juga terungkap penyamaran laporan kekayaan pejabat di Direktorat Jenderal Pajak menyusul heboh kasus penganiayaan oleh anaknya yang arogan dan bergaya hidup hedonis terhadap remaja bernama David hingga koma.
Baca juga : Polda Banten Tampilkan Berbagai Budaya Nusantara dan Hadirkan Habib Lutfi
Menurut budayawan dan Kepala Prodi S3 Kajian Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA, dari sisi moral, pelanggaran dan tindakan kekerasan oleh anak pejabat Pajak tersebut adalah tindakan arogan dan abuse of power.