TEROPONGISTANA.COM, JAMBI – Program “Dua Miliar Satu Kecamatan” atau Dumisake yang menjadi salah satu unggulan Pemerintah Provinsi Jambi merupakan aksi dan strategi pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan,namum sayang nya program tersebut malah di salah gunakan oleh oknum yang melakukan dugaan korupsi.
Terkait beredarnya pemberitaan tentang program gubernur jambi dan kepala dinas pendidikan jambi,Aktivis Aliansi Jambi peduli pendidikan mendesak Kejati jambi periksa gubernur jambi dan kepala dinas pendidikan provinsi Jambi terkait adanya dugaan korupsi program gubernur jambi dumisake, karena program tersebut untuk siswa yang kurang mampu akan tetapi program tersebut malah di salah gunakan.

Agung dari Aktivis Aliansi Jambi Peduli pendidikan meminta kepada Kejati Jambi periksa segera gubernur jambi berserta kepala dinas pendidikan jambi terkait adanya dugaan penyalahgunaan program dumisake.
tidak tebang pilih. Jangan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Kasus program dumisake ini harus diproses secepat-cepatnya. Karena kami menduga, kasus ini akan berjalan lambat, sehingga kami mendesak agar prosesnya harus cepat,” tegasnya.
Berbagai kejanggalan terjadi pada kasus program dumisake ini, Kejati Jambi diminta serius menangani kasus tersebut.
“Dengan adanya program Dumisake Jambi menjadi harapan besar bisa menambah SDM di provinsi Jambi,namum mirisnya program dumisake pendidikan ini yang seharusnya meringankan beban masyarakat yang kurang mampu,justru mala dislending oleh dinas pendidikan provinsi Jambi,” tegasnya.




