Ditegaskan Al-Aruri dalam pernyataannya via situs resmi Hamas bahwa setiap upaya Israel untuk ‘memaksakan’ kebijakannya selama Ramadan akan ditanggapi oleh ‘reaksi rakyat kami’.

Sementara itu, Hamas menegaskan pihaknya tidak memiliki rencana untuk memancing eskalasi konflik selama Ramadan. Namun penegasan serupa tidak disebutkan dalam pernyataan Al-Aruri dengan bahasa Arab.

Ini juga : Sidang di PN Depok, Orang-orang Suruhan Politisi Golkar Dibombardir

Di bawah status quo yang berlaku sejak lama, non-Muslim bisa mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsa pada waktu-waktu tertentu, namun tidak diperbolehkan berdoa di sana.(Deni/red)