Saat di konfirmasi Teropong Istana, ketika Mayasari, hendak naik kereta KRL tersebut mengatakan, saat ini saya mau pulang ke Rumah, di wilayah Serpong menggunakan Kereta Rel listrik ( KRL ) dari Stasiun Rangkasbitung usai bertugas di Kejaksaan Negeri Lebak.

“Selain Stasiun dekat rumah, menggunakan kereta juga lebih efektif dan efisien, karena hanya membutuhkan waktu sekitat 1 Jam 20 menitan dari Rangkasbitung sampai rumah, ditambah lagi dalam perjalana tersebut kita bisa menikmati perjalanan dengan menyapa para penumpang lain, dan kita juga bisa manfaatkan buat membaca buku atau Al Quran di Bulan Ramadhan seperti ini,”terang Mayasari.

Mayasari, menambahkan, apalagi saya lihat, fasilitas publik seperti KRL Rangkasbitung Jakarta – Merak saat ini sudah sangat luar biasa. Sehingga untuk mengurangi kemacetan kita manfaatkan fasilitas tersebut, dan jangan gengsi, karena hidup itu bukan soal gengsi, akan tetapi bagaimana mempunyai arti bagi orang lain.

 

“Karena sederhana itu tidak berarti murahan, dan kesederhanaan adalah wujud mensyukuri nikmat yang ALLAH S. W. T, berikan kepada kita, meskipun hanya sekedar bersilaturahmi dengan masyarakat ( Penumpang ) KRL setiap hari,” tutup Mayasari seraya bergegas menuju Peron.

( Rai )