Teropongistana.com Bekasi – Dampak pandemi Covid -19 salah satunya adalah meningkatnya angka pengangguran terutama kalangan anak muda di Indonesia. Data riset menunjukkan jumlah SMK di Indonesia mencapai lebih dari 17 ribuan sekolah dengan jumlah lebih dari 5 juta siswa, sekitar 3.400 berstatus sekolah negeri dan 13.900 berstatus swasta.
Setiap tahun jutaan siswa lulus dari SMK, tetapi sayangnya jumlah lulusan SMK justru menjadi penyumbang pengangguran nasional tertinggi sekitar 9,42%. Angka tersebut sangat memprihatinkan bagi semua kalangan dan perlu upaya bersama untuk merespon keadaan tersebut.
Baca juga : Saat Ramadhan, Kakanwil Jabar Kunjungi Lapas Cikarang dan Lapas Bekasi
Tim Percepatan Pelayaan Publik (TP3) Bidang Peningkatan Investasi dan Penanaman Modal Kota Bekasi bekerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat, Diskaner Kota Bekasi, Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), PT Bridgestone Tire Indonesia, MKKS Kota Bekasi, Forum BKK Kota Bekasi mengadakan kegiatan Kick of m
Meeting Program Upskilling Lulusan 25 SMK Kota Bekasi.
Program ini merupakan Pilot Project yang dirancang untuk menurunkan angka pengangguran di kota Bekasi. Dan berusaha untuk meningkatkan angka penyerapan tenaga kerja lulusan 143 SMK di Kota Bekasi serta menjalin kolaborasi dan sinergitas antara dunia pendidikan, dunia kerja, pihak swasta dan pihak pemerintah.


