Disamping itu juga, Sartono menyentil Menteri BUMN sebagai bos besar dari Pertamina untuk fokus pada tupoksi besarnya sebagai Menteri BUMN mengelola aset-aset negara seperti Pertamina dan jangan terlalu sibuk mengurus sepakbola sehingga persoalan pokoknya sebagai bos BUMN jadi terhambat.

“Saya minta menteri BUMN serius menangani Pertamina ini, kalau tidak bisa karena sibuk PSSI lebih baik mundur. Negera ini bukan mainan, mengurus BUMN harus serius, Pertamina harus didampingi, jangan ditelantarin ketika menghadapi situasi sulit,” kata legislator dapil Jatim VII ini menegaskan.

Ia pun menambahkan harus ada monitoring evaluasi alat dan pekerja yang selalu di monitor untuk memenuhi standarisasi keselamatan kerja dan lingkungan (K3L).

Namun demikian, Sartono tetap prihatin dan bersimpati atas kejadian meledaknya kilang pertamina dumai. “Kami mengucapkan belasungkawa atas kejadian ini semoga tidak ada korban jiwa atas peristiwa meledaknya kilang pertamina ini,” tutup paman dari Ketua Umum Partai Demokrat AHY ini.

Sebelumnya diberitakan, Kilang pertamina RU II Dumai meledak. Kuat ledakan membuat sejumlah rumah warga dekat lokasi kejadian pun rusak. Peristiwa ledakan terjadi Sabtu (1/4/2023) malam.

Lokasi Kilang Pertamina ini berada Kecamatan Dumai Timur. Ledakan diduga bersumber dari dalam Kilang Pertamina RU II Dumai. Dilaporkan juga jika kaca-kaca rumah warga pecah akibat kuatnya getaran ledakan. (Nanang)