📍 Jambi • Jambi

TEROPONGISTANA.COM, JAMBI – Farti Suandri atau sering di sapa dengan Bujang Farti yang juga salah satu kader Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Jambi, pertanyakan ligelitas DPD partai Golkar Jambi yang di nilai tidak jelas.

Hal ini disampaikannya, 2024 tentu menjadi tahun perpolitikan tersengit di Provinsi Jambi. Dimana dalam tahun yang sama akan digelar pesta demokrasi secara bersamaan yakni pemilihan umum yang dalam hal ini memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota/Kabupaten.

Menurutnya, Upaya itu, misalnya, dilakukan Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Jambi, yang membuka program pencalegan. Dengan pencalegan itu, Partai Golkar Jambi menargetkan meraih Pimpinan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dalam Pemilu 2024. Adapun di Pemilu 2019, Partai Golkar Jambi mendapat 7 kursi DPRD Provinsi Jambi, Namun sangat disayangkan yaitu salah satu kader dan Bendahara Ormas Kosgoro Jambi Pendiri Partai Golkar tersebut gagal jadi percalonan Anggota DPRD Provinsi Jambi, Bujang Farti sendiri sudah malang melintang di birokrat sudah selama 40 tahun, dan mempunyai segudang pengalaman baik di pemerintahan,maupun ditingkat Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan
menjadi Ketua Umum 10 Ormas yang dipegang nya.

Farti Suandri atau di sapa dengan Bujang Farti bakal calon DPRD Provinsi Jambi, namun kenyataan nya tak segampang balik tangan dekat detik terakhir penutup caleg dari melalui perahu Partai Golkar, sangat disayangkan Bujang Farti Gagal melenggang ke DPRD Provinsi Jambi Dapil Kota Jambi.

Dengan tidak terpilih nya Farti Suandri menjadi Caleg DPRD Provinsi Jambi untuk pemilihan dapil Kota Jambi, Farti Suandri melalui via telfon dia mengatakan tidak memiliki niat lahi dalam mencalek sebagai Golkar di Jambi.