MA mengatakan, akhirnya yang bersangkutan memaksa meminta tolong kepada MA untuk menyalurkan sodakoh sebesar Rp 500.000,- itu ke mushola, sehingga MA pun akhirnya mau mengirimkan nomor rekening pribadi miliknya, dan langsung disalurkan ke mushola Miftahul Huda
“Saya pun bingung kok tiba-tiba bukti transfernya tersebar dengan tulisan admin PWI 6. Namun hal ini sudah di klarifikasi kepada yang bersangkutan dan yang bersangkutan pun mengaku teledor serta sudah dibuat pernyataan bahwa itu tidak benar, dan rekrutmen fee itu tidak ada,”jelas Senior Manager PWI 6 itu
Lanjut MA mengatakan, masalah ini sudah beres dan tidak ada masalah lagi, maka itu tidak perlu menanggapinya, hanya mungkin ini dibesar-besarkan oleh orang yang memang tidak menyukai kemajuan perusahaan setelah saya pimpin.
Sementara itu ditempat lain, Ririn Ketua Perwakilan Serikat Pekerja Nasional di PT PWI 6 mengatakan, mengakui perubahan yang terjadi di perusahaan semenjak di pimpin oleh MA. Ia mengatakan karyawan lebih sejahtera, itu dilihat dari kebijakan mengevaluasi beberapa hal, salahsatunya mengganti catring dengan yang lebih layak untuk dikonsumsi oleh karyawan.
“Untuk itu kami (Serikat Pekerja Nasional) perwakilan PT PWI 6 merasa bingung, kok management sudah mulai bagus malah selalu dicari kesalahannya,” tandasnya
(Angga)





