Teropongistana.com Jakarta – Para peserta Kongres XII Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Kota Ambon. Hal tersebut agar menghentikan kerusakan Kekristenan yang terjadi lewat segelintir oknum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).
Pasalnya, dalam perhelatan akbar berupa Kongres GAMKI ini, telah disusupi oleh para begundal politik yang menjadi kaki tangan para pemain politik busuk, untuk merebut posisi Ketua Umum dan Sekretaris Umum GAMKI.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi DKI Jakarta yang baru (Ketua DPD GAMKI Provinsi DKI Jakarta), Rapen Agustinus AM Sinaga, mengungkapkan, dari arena Kongres XII GAMKI di Kota Ambon, tidak terlihat lagi pelaksanaan Kongres GAMKI yang semestinya.
Tujuan Kongres GAMKI untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) tidak terjadi.
Proses-proses mengartikulasikan substansi organisasi dan juga program-program yang nyata juga minim pembahasan.
“Saya melihat, semua pandangan-pandangan umum yang disampaikan oleh delegasi Kongres GAMKI mayoritas telah dimanipulasi, dan isinya hanya berupa puja-puji semata, tanpa ada penalaran kritis atas kondisi GAMKI kekinian. Saya menemukan indikasi kuat, permainan begundal politik busuk lebih terasa dalam Kongres GAMKI kali ini,” tutur Rapen AM Sinaga, lewat pernyataannya, kepada wartawan, Kamis (18/05/2023).


