“Dengan menggerakan tiga OPD. Yaitu, Kesra Setda, Disdik, dan Dinkes. Indikator kinerjanya, tersedianya penerima insentif guru ngaji, jumlah peserta didik SD dan SMP yang dapat baca tulis Al-Quran, jumlah ponpes yang menerima bantuan, dan jumlah ponpes yang dibina PJBS, ” ujarnya.
Yang kedua, Gerakan Sekolah Menyenangkan, didalamnya terdapat pembangunan gedung sekolah, penambahan ruang kelas sekolah, rehabilitasi bangunan sekolah, beasiswa pendidikan berprestasi dan MBR, fasilitasi sekolah ramah anak, dan sekolah sehati.
Zaki merincikan, proporsi belanja urusan pendidikan tahun 2022 Rp 1,647,409,950,763. Dengan rincian, gaji dan tunjangan 53,33 persen bos pusat 30,18 persen penunjang urusan pendidikan 4,28 persen sarana dan prasarana pendidikan 5,17 persen dan terkahir honor tenaga pendidik dan kependidikan 7,04 persen.
Sementara di tahun 2023 sebesar Rp 1,794,876,883,514 dengan rincian penyerapan anggaran sebagi berikut, gaji dan tunjangan 57,81 persen sarana dan prasarana pendidikan 7,20 persen bos pusat 24,46 persen honor tenaga pendidik dan kependidikan 4,58% dan terakhir penunjang urusan pendidikan (PUP) 5,94 persen.
” jadi total anggaran proporsi belanja urusan pendidikan tahun 2022-2023 sebesar Rp 3,442,286,834,176 Triliun, ” jelasnya.
Ketiga, Gerakan Tangerang Sehat (GTS) yang didalamnya terdapat kegiatan kemitraan pengobatan bagi pasien Jamkesda dan BPJS, desa bebas ODF (open defecation free), pembangunan RSUD Tigaraksa, puskesmas ramah anak, olahraga bersama masyarakat dan pelajar, aksi konvergensi stunting.
Keempat, Tangerang Mandiri Tahan Pangan yang didalamnya terdapat kegiatan, pengembangan kawasan agropolitan, bantuan sarana dan prasarana produksi pertanian, pelaksanaan pembangunan pusat agropolitan, penyediaan sarana dan prasarana puskagro, pemberian insentif pada pahan LP2B, dan pembangunan daerah irigasi.
“Lalu ke 5 ada gerakan pembangunan masyarakat pantai, 6 optimalisasi tata kelola pemerintahan dan manajemen aset, 7 Gebrak Pakumis Plus, 8 Kita peduli permasalahan sampah, 9 pemgendalian kemacetan lalulintas, dan terakhir 10 Produk inovatif dan kreatif,” pungkas Bupati tangerang.


