“Hal ini perlu dibicarakan dengan Asrena Polri untuk mencari solusinya dan Kapolri sebagai mantan Kapolda Banten yang mengetahui permasalahan ini,” ucap Sahroni.

Selanjutnya Sahroni mengapresiasi penindakan yang dilakukan oleh Direktorat Narkoba Polda Banten dan BNN Provinsi Banten.

“Saya mengapresiasi kinerja Ditnarkoba Polda Banten yang mengutamakan pencegahan daripada penindakan, dengan mencari tahu sumber barang haram tersebut berasa dari luar atau diproduksi di wilayah Banten apabila barang tersebut berasal dari luar agar dicegah masuk ke wilayah Banten. Pencegahan over kapasitas di lapas merupakan cerminan dari penindakan semakin berkurang bukan semakin bertambah, dengan demikian langkah preventif dapat dikatakan berhasil,” kata Sahroni.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto menyampaikan aspirasi dan usulan terkait jumlah personel Polda Banten yang masih sangat jauh dari ideal, agar dapat dukungan dalam penambahan anggaran untuk rekrutmen personel Polda Banten.

“Saya berharap dengan adanya dukungan dari Komisi III DPR RI dapat menyelesaikan permasalahan terkait kekurangan jumlah personel dan penambahan kuota penerimaan Personel Polri di Polda banten, karena Polda Banten belum mencapai jumlah personel yang ideal,” ujar Rudy.

Kemudian, Rudy Heriyanto menjelaskan permasalahan minimnya anggaran untuk belanja modal terkait perawatan dan pembangunan gedung Polsek termasuk rumah dinas yang sudah rusak atau tidak layak.

Anggota Komisi III DPR RI Dimyati Natakusumah dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap Polda Banten.

“Dalam hal ini saya memberikan apresiasi kepada Polda Banten terkait penanganan arus mudik dan arus balik Lebaran 2023 serta apresiasi terhadap pengungkapan kasus penimbunan beras Bulog di Wilayah Banten,” ujar Dimiyati. (Jum)