Wamenag menambahkan, keberadaan UPQ bagian dari peran nyata Kementerian Agama dalam kajian Al-Qur’an. Tugas utamanya adalah menerbitkan, mencetak, mendistribusikan Al-Qur’an, serta melakukan kajian-kajian pengembangan di bidang penerbitan Al-Qur’an. “UPQ inilah yang kini memangku tanggung jawab pemenuhan Al-Qur’an bagi umat muslim di seluruh pelosok negeri,” jelasnya.
Bersamaan dengan Milad ke-5, digelar UPQ Fest 2021 dengan sejumlah lomba terkait percetakan Al-Qur’an. Bertepatan dengan Milad ini juga diberikan penganugerahan Live Achievement kepada para tokoh dan akademisi yang telah berkontribusi besar terhadap perkembangan kajian Al-Qur’an di Indonesia. Mereka adalah Alm. Prof. Dr. KH. Syaifuddin Zuhri (Pelopor Pembentukan Lembaga Penerjemah Al-Qur’an pada Kementerian Agama), Prof. Dr. H. Quraisy Shihab, MA (Pakar Tafsir Al-Qur’an), Dr. KH. Ahsin Sakho, MA (Pakar Qira’at Sab’ah), dan Ust. H. Isef Misbah, M.A (Penulis/Khattat Mushaf Al-Quran Kementerian Agama).
“Kepada para tokoh yang hari ini menerima anugerah live achievement kami mengucapkan ribuan terima kasih dedikasi dan kontribusinya terhadap masa depan UPQ. Kami akan terus menunggu bimbingan dan peran yang lebih luas untuk mengawal UPQ menjadi institusi yang profesional dan maju,” tutup Wamenag.
Hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Bimas Islam, perwakilan Duta Besar Arab Saudi, Ketua Komisi VIII DPR RI, Walikota Bogor, Bupati Bogor, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan sejumlah pimpinan Ormas Keagamaan.

