Sementara itu, selain Kapuspen TNI Jenderal Bintang Satu Mabes TNI juga memberikan dukungan untuk percepatan pembangunan antren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Nusantara Menuju Perdamaian Dunia

“Kami mengikuti apa yang telah dicontohkan oleh Bapak Kapuspen TNI untuk mendorong percepatan pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia di Situs Persada Soekarno ini. Kami juga ikut dengan fakta bicara,” ujar Jenderal Urip Bambang yang memang pernah mendampingi Kapuspen TNI saat peletakan batu pertama di Kediri.

Seperti diketahui pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Nusantara Menuju Perdamaian Dunia ini digagas oleh Kiai Moch Muchtar Mu’thi Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Jombang. Pada awal Juli lalu telah dilakukan peletakan batu pertama bersama Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono yang hadir atas nama Panglima TNI.

Hingga saat ini pembangunan masih terus berjalan dan saat ini sudah memasuki tahap pemasangan atap.

“Iya pekan ini sudah masuk tahap pemasangan atap, rangka dan kuda-kuda. Insya Allah tidak akan lama lagi masuk pemasangan genteng,” ujar Sumaryono Ketua Pelaksana Pembangunan

“Kami mohon doa restu semoga pembangunan Pesantren ini terus berjalan lancar dan cepat. Kita sudah berjanji berapapun biayanya tidak akan membuat proposal. Kita kerjakan secara gotong royong dengan kesadaran dan keikhlasan bersama. Namun demikian kita tidak pernah menolak bagi siapapun yang tergugah hatinya ingin memberikan sumbangan. Baik tenaga, pikiran maupun dana,” tutup Kushartono Ketua Harian Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno. (David)