Menurut Supriyadi, Relawan MMD sudah melakukan gerilya politik dengan menyalurkan informasi tentang prestasi Mahfud kepada publik utamanya di Jawa Timur. Pasalnya, dalam beberapa survei terakhir, angka keterpilihan Ganjar di Jawa Timur belum sepenuhnya signifikan.

“Angka keterpilihan Ganjar dalam survei di Jawa Timur beberapa waktu lalu kurang signifikan. Karena itu, secara elektoral, Mahfud MD akan menjadi representasi Nahdliyyin santri-kiai di Jawa Timur yang pasti mampu mendongkrak angka elektabilitas dan popularitas Ganjar,” kata Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Jawa Timur itu.

“Simulasi SMRC pada survei September 2023 menyebut pasangan Ganjar-Mahfud unggul 45 persen di Jawa Timur. Ini berarti, keputusan Ibu Megawati menunjuk Mahfud hari ini tentu dengan kalkulasi politik yang matang dan desakan kebutuhan warga negara Indonesia,” imbuhnya.

Supriyadi mengaku tidak akan setengah hati memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud pada Pilpres mendatang. Tidak hanya di Jawa Timur, Supriyadi bersama simpul relawan MMD akan menyasar daerah-daerah lain untuk mengenalkan dan mengkampanyekan kemenangan Ganjar-Mahfud.

“Atas ridlo Tuhan Yang Maha Esa dan dukungan Bangsa Indonesia, pasangan ideal dan paripurna Ganjar-Mahfud sangat layak dan kompeten sebagai nahkoda baru Bangsa Indoanesia ke depan. Publik harus yakin itu,” tegas Supriyadi

 

(David)