Tindak lanjut dari audiensi ini tentunya penyusunan project Mauquf ‘alaih, penayangan di platform digital, mobilisasi tenaga syiar dan penghimpun wakaf uang digital, pendidikan dan pelatihan para petugas, Kampanye Wakaf Uang, dan mobilisasi fundraising wakaf uang.
Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) Majelis Ulama Indonesia sekaligus Dewan Pengarah LW Doa Bangsa, H Ayep Zaki S.E., M.M., menyatakan bahwa LW Doa Bangsa telah sedang dan akan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai nazhir dengan amanah.
LW Doa Bangsa memiliki komitmen dan juga kemampuan dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan kepada pihak yang berwenang. Tentunya kemampuan ini telah distandarisir oleh pemegang otoritas terkait seperti Badan Wakaf Indonesia dan Kemenag. Harapan besar dari LW Doa Bangsa adalah bahwa LW Doa Bangsa dapat berkontribusi dalam percepatan perolehan wakaf uang yang secara potensi diproyeksikan di angka Rp. 181 Triliun per tahun yang saat ini baru terhimpun sebesar 2,3 Triliun.
Peran serta LW Doa Bangsa dalam percepatan ini merupakan bagian dari komitmen penyelesaian PR bersama dari pencapaian potensi wakaf Uang di Indonesia menuju goal utamanya yaitu kemaslahatan umat.
