Dijelaskan, Ansar, Kasus yang lain Andi Hardiana ini terlibat aktif dalam politik praktis, secara etik jaksa itu tidak di benarkan. Yang lebih parah bahwa ada Andi Hardiana memiliki Perusahaan yang bergerak di kontruksi yang bernama CV. Kembar Jaya.

“Inilah patut kami duga bahwa jaksa Amiruddin menggunakan kewenangannya untuk memperkaya diri melalui perusahaan istrinya, ” tutur Ansar.

Ansar menabahkan, bahwa pihaknya bersama HMI meminta kepada Kejaksaan Agung untuk agar Jaksa Amiruddin yang menjabat Asisten Intel Kejati Sulbar atau Eks Kasi Penkum Kejati Sulbar untuk di copot dari jabatan dan di berhentikan jadi jaksa. Sebab kata Ansar, dia dianggap tidak mampu menjaga nama baik jaksa.

“Kami meminta kepada kajati Sulbar untuk serius menangani kasus ini dan memberikan tembusan kepada kejagung agar Jaksa Amiruddin di copot dari jabatannya, selanjutnya meminta kepada Kejati Sulbar untuk mengaudit aliran dana yang masuk melalui Andi Hardiana sebagai istri jaksa Amiruddin sebab kami menduga bahwa harta yang di pamerkan bisa jadi hasil dari korupsi atau praktek” nepotisme lain yangelanggar hukum, ” tutup Ansar.