Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi PKB DPR RI, KH Maman Imanulhaq menyampaikan rasa syukur atas kehadiran KH Ma’ruf Amin. Ia mengapresiasi peran KH Ma’ruf Amin sebagai tokoh panutan yang mampu menginspirasi para kiai untuk kembali menguatkan kesadaran politik.

“PKB di bawah kepemimpinan Gus Muhaimin memiliki komitmen besar dalam memperjuangkan kepentingan kiai, pesantren, dan umat Islam,” imbuh Kiai Maman.

Kiai Maman yang juga Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB itu juga menegaskan bahwa PKB adalah partai yang lahir dari rahim pesantren dan kiai. Oleh karena itu, partai ini senantiasa berjuang untuk memberikan ruang lebih luas bagi kiai dalam menentukan arah kebijakan politik yang berpihak kepada rakyat kecil. “Kehadiran KH Ma’ruf Amin mempertegas misi PKB untuk menjadi jembatan antara ulama, umat, dan kebijakan publik,” tambahnya.

Usai dialog, acara dilanjutkan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh KH Ma’ruf Amin. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam setiap langkah perjuangan, termasuk dalam ranah politik. Para jamaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan, menjadikannya sebagai bentuk kebersamaan antara ulama, jamaah, dan politik.

Silaturahmi kemudian diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan bangsa Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua Dewan Syura DPP PKB KH. Arifin Junaidi.

Rangkaian kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara kiai, ulama, dan PKB dalam memperjuangkan kemaslahatan umat. Dengan semangat ini, diharapkan politik dapat terus menjadi jalan ibadah dan perjuangan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.