Teropongistana.com – Jakarta – Pakar Kebijakan Publik sekaligus Direktur Political and Puiblic Policy Studies (P3S) Jerry Massie meminta agar Prabowo objektif menilai kinerja kabinetnya. Dan menurutnya perlu ada yang di reshesuffle para menteri yang kinerja tak sesuai harapan presiden dan hanya bikin gaduh.
“Saya sarankan menteri-menteri yamg kinerjanya buruk perlu direshuffle lantaran akan menggangu roda pemerintahan. Apalagi menteri yang omdo dan no action talk only (NATO) perlu dirumahkan,” kata Jerry.
Disatu sisi, Jerry bingung dengan kinerja Manteri Keuangan yang miskin ide dan gagasan terkait pengembangan ekonomi Indonesia. Sampai kini, cara berpikirnya hanya mentok bagaimana cara pajaki rakyat dan ngutang ke IMF atau World Bank. Tak ada ide kreatif.
Sebetulnya, untuk menambah devisa dan menambal devisa negara pajaki saja perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor tambang. .
Belajarlah rumus dan pola mendiang Presiden ke-2 yakni HM Soeharto, dimana 80 persen pajak di sektor ESDM atau natural resources dan 20 persen PPN dari PBB, bea materai dan PPNBM.
Selanjutnya, kata peneliti kebijakan publik dari Amerika ini nenyebut dengan gendutnya kabinet ini juga menjadi persoalannya. Pasalnya api para menterinya tak ada hasil tak perlu dipertahankan.
