Teropongistana.com Jakarta – Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta dicecar tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait ada tidaknya penerimaan dari PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Jepara Artha (Perseroda).
Hal itu merupakan salah satu materi yang didalami tim penyidik saat memeriksa Edy Supriyanta sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait pencairan kredit usaha di PT BPR Bank Jepara Artha.

“Pemeriksaan kemarin, Senin 20 Januari 2025 dilakukan di Kepolisian Daerah Jawa Tengah,” kata Jurubicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto kepada wartawan, Selasa siang, 21 Januari 2025.
Selain Edy Supriyanta (ES), kata Tessa, tim penyidik juga telah memeriksa 3 saksi lainnya, yakni Iwan Nursusetyo (IN) selaku Direktur Bisnis dan Operasional PT BPR Bank Jepara Artha, Diar Susanto (DS) selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan tahun 2022, dan Akhmad Junaidi (AJ) selaku Asisten Daerah Bidang Administrasi Pemerintahan periode Agustus 2022-Desember 2022.

“Saksi ES, DS, dan AJ didalami terkait dengan proses pengawasan kinerja BPR Bank Jepara Artha dan mendalami ada tidaknya penerimaan dari BPR Bank Jepara Artha,” kata Tessa.
Sedangkan saksi Iwan, kata Tessa, didalami terkait proses pengajuan dan pencairan kredit fiktif di PT BPR Bank Jepara Artha.





