Teropongistana.com Jakarta – Kader muda Partai Golkar, Supardiono curiga ada oknum yang memanfaatkan kegaduhan kebijakan penjualan gas elpiji 3 kilogram untuk menggulingkan Bahlil Lahadalia dari posisinya sebagai Ketua Umum partai tersebut.

Pria yang akrab disapa Dion itu menerangkan, saat ini di internal mulai ramai karena beredar poster di media sosial berisi gambar tokoh-tokoh beken yang siap bertarung untuk menggantikan Bahli sebagai Ketum Golkar.

Baca Juga Dihari HUT, Jaksa Agung Apresiasi Komjak Selasa, 11 Februari 2025
Jaksa Agung Republik Indonesia St Burhanuddin.

“Saya melihat ini bukan lagi sekadar isu, melainkan sudah menjadi gerakan yang sengaja diciptakan dengan memanfaatkan kegaduhan gas elpiji 3 kilogram itu,” Dikutip dari Tribunnews Jakarta (14/2/2025).

Menurut Dion, jika berkaca pada pengalaman yang lampau, biasanya gerakan semacam ini dimotori oleh pengurus inti Partai Golkar yang memiliki posisi strategis di pemerintahan serta memiliki hubungan dekat dengan kekuasaan.

Sebelumnya, lanjut dia, Ketum Golkar yang tidak sejalan dengan pemerintah langsung digulingkan, mulai dari Aburizal Bakrie, Setya Novianto hingga yang terakhir Airlangga Hartarto yang tiba-tiba mengundurkan diri karena sudah tidak sejalan dengan penguasa.

Menurut Dion, semua peristiwa penggulingan Ketum Golkar tidak mungkin dilakukan tanpa ada keterlibatan pengurus inti.