“Kalau ada kejadian seperti ini lagi, jangan ragu lapor ke polisi. Premanisme tidak boleh dibiarkan, apalagi kalau sudah menyasar anak-anak dan tenaga pendidik seperti yang terjadi kemarin. Saya mendorong Polres Metro Tangsel dan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Banten untuk memperkuat patroli di titik-titik rawan. Keamanan adalah kebutuhan dasar, dan kita harus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa ancaman dari aksi-aksi premanisme,” pungkasnya.

Polisi menangkap dua ‘bang jago’ berinisial S dan N yang mengganggu latihan drum band murid TK di Permata Pamulang, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel). Keduanya telah ditahan di Mako Polres Metro Tangsel.

Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang mengatakan, pihaknya segera melakukan penanganan usai menerima laporan kejadian itu. Peristiwa itu sendiri terjadi pada hari Jumat (14/2) sore kemarin.

“Setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, saya langsung mengarahkan Polsek Cisauk dan Satreskrim Polres Tangerang Selatan untuk segera mengungkap kejadian tersebut,” kata Victor, Sabtu (15/2).