Teropongistana.com Jakarta – Pakar Kebijakan Publik dan Politik Amerika, Dr. Jerry Massie MA, D.Min, Ph.D, menilai langkah-langkah Trump dalam menjalankan pemerintahannya mencerminkan slogan kampanyenya, “America First” dan “Make America Great Again” (MAGA).
Menurut Jerry, kebijakan Trump menunjukkan komitmen terhadap janji kampanyenya, meskipun menuai kritik dari berbagai kalangan, terutama kelompok liberal dan progresif. Beberapa kebijakan yang menjadi sorotan adalah pemangkasan jumlah pegawai pemerintah, pengurangan 10 persen staf di berbagai kedutaan besar, serta kebijakan kontroversial mengganti nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika.
Tak hanya itu, Trump juga menghapus kebijakan pro-LGBTQ di berbagai sektor, termasuk olahraga, militer, dan pendidikan.
Salah satu kebijakan yang paling mendapat kecaman internasional adalah rencana pengambilalihan Gaza. Kebijakan ini menuai kritik dari berbagai negara dan memicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Selain itu, Trump juga melakukan restrukturisasi besar-besaran di Internal Revenue Service (IRS), dengan rencana pemecatan ribuan pegawai.
“IRS sedang bersiap untuk memberhentikan ribuan pekerja minggu depan, langkah yang dapat menguras sumber daya menjelang tenggat waktu pajak penghasilan warga Amerika pada 15 April,” ujar Jerry.
Menurutnya, Gedung Putih mengonfirmasi bahwa sekitar 75.000 pekerja telah menerima pesangon dan memilih mengundurkan diri secara sukarela. Jumlah ini setara dengan sekitar 3 persen dari total tenaga kerja sipil AS yang berjumlah 2,3 juta orang.
