“Kami akan memastikan bahwa kebijakan efisiensi Pak Presiden ini tidak berdampak negatif dalam jangka panjang. Pada 2025 mungkin ada penyesuaian, tapi pada 2026 nanti kami punya strategi agar keuangan daerah semakin kuat, besar, dan sehat,” jelasnya.

Salah satu strategi utama adalah membenahi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

“Kami akan memastikan aset-aset daerah bisa dikelola dengan baik, sehat, dan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Sukabumi karena kunci keberhasilan sebuah kota terletak pada kekuatan ekonomi dan pengelolaan asetnya,” pungkas Ayep Zaki.