Oleh sebab itu, Prabowo mengatakan sangat bersyukur dengan inisiatif PT Freeport Indonesia (PTFI) yang sudah mau melakukan hilirisasi tembaga menjadi emas. Dengan demikian, pemerintah bisa menjual barang jadi yang tentunya memberikan nilai tambah lebih besar.

“Ini sungguh sesuatu yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita. Ini yang kita kehendaki, bahwa negara kita, bangsa kita tidak hanya akan menjual bahan baku, tapi kita ingin juga menjual barang-barang jadi, barang-barang produk akhir yang punya nilai tambah yang sangat besar,” imbuhnya.

Pabrik emas Freeport ini diklaim bisa menghasilkan hingga 60 ton emas per tahun dari sebanyak 3 juta konsentrat. Hal ini menguatkan posisi Indonesia sebagai negara pemilik cadangan emas terbesar ke-6 di dunia.

“Kita juga diingatkan oleh peristiwa hari ini, bahwa kita negara yang seharusnya bersyukur, kita memiliki sumber alam yang cukup besar, kita sekarang di dunia ini memiliki cadangan emas ya.