Teropongistana.com Jakarta – Aktivis sekaligus penggiat seni Revitryoso Husodo mengatakan bahwa film animasi Jumbo karya sutradara Ryan Adriandhy merupakan bukti bahwa Indonesia mampu menghasilkan karya animasi yang berkualitas tinggi.

Menurut penggiat budaya tersebut Jumbo bukan sekadar film anak-anak, melainkan juga simbol dari kekuatan kreatif dan semangat gotong royong anak bangsa karena produksinya melibatkan banyak kreator.

Ditambahkan Revitryoso Husodo aktvis yang juga seniman, dirinya mengapresiasi dan bangga terhadap Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco yang ikut hadir dalam penayangan pertama film jumbo teresebut ini bukti kepedulianya dalam memajukan perfileman dan mendukung ekonomi kreatif.

Apalagi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad telah mengapresiasi film animasi Jumbo yang telah berhasil menarik perhatian lebih dari 1.606.462 penonton dalam tujuh hari sejak penayangan perdananya pada Selasa, 31 Maret 2025. Dasco mengajak masyarakat untuk terus mendukung industri perfilman Tanah Air, suksesnya film jumbo ini tidak lepas dari dukukungan pemerintah prabowo-Gibran khusnya Wakil ketua DPR RI Sufmi Dasco yang sudah mendukung perfilman indonesia.

Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan antusiasme penonton domestik, tetapi juga membuka peluang bagi Jumbo untuk merambah pasar internasional. Film ini dijadwalkan tayang di 17 negara, termasuk 12 negara di Eropa, serta Turki, Mongolia, dan Rusia. Langkah ini menunjukkan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing dan diterima di kancah global.

Lebih dari sekadar hiburan, Jumbo menunjukkan bahwa sebuah karya besar lahir dari proses panjang, kolaborasi solid, dan dedikasi tinggi dari seluruh elemen yang terlibat. Kesuksesan film ini menjadi pengingat bahwa di balik layar lebar yang menghibur, ada tetesan keringat, jam-jam panjang tanpa lelah, dan ketekunan yang mungkin jarang terlihat namun sangat layak dihargai.