– Sosialisasi dan pendampingan implementasi KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023); dalam penyusunan RUU KUHAP,

– Pengujian uji materi pasal bermasalah seperti Pasal 99 UU Sistem Peradilan Pidana Anak yang dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi; Partisipasi dalam Majelis Kode Perilaku Jaksa (MKPJ) untuk menjaga standar etika profesi.

Jaksa Agung juga menekankan pentingnya nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa Satya, Adhi, Wicaksana, serta jiwa korsa sebagai kekuatan moral dan profesionalisme dalam menghadapi tekanan dan menjaga integritas hukum.

Dalam era globalisasi dan digitalisasi, Jaksa Agung mendorong peningkatan kapasitas jaksa, termasuk dalam penugasan internasional sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 11A UU No. 11 Tahun 2021.

Selain itu, kesejahteraan jaksa juga menjadi sorotan. “Kesejahteraan bukan hanya soal materi, tetapi bentuk penghargaan terhadap pengabdian besar para jaksa,” ujarnya.

Menutup amanatnya, Jaksa Agung mengajak seluruh insan Adhyaksa untuk terus belajar dari sejarah, meneladani senior, serta mengasah integritas dan kepekaan sosial.

“Jadilah jaksa yang bukan hanya cerdas di ruang sidang, tetapi juga peka di tengah masyarakat. Bersama PERSAJA, kita bangun Kejaksaan yang dicintai rakyat,” pungkasnya.