Sebagai Ketua Gerak 08 Papua untuk Indonesia dan tokoh nasional asal Papua, Selepa kini menyampaikan harapan besar kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar memandang Papua bukan hanya sebagai sumber kekayaan alam, tetapi sebagai bagian tak terpisahkan dari keadilan sosial bangsa.
“Kami tidak minta lebih. Kami hanya ingin dilibatkan untuk membangun negeri ini bersama. Kami perempuan Papua juga punya kapasitas dan cinta untuk negeri ini.”
Dengan karakter kepemimpinan yang sederhana, santun, namun tegas dalam menolak korupsi, kolusi, dan nepotisme, Selepa mendapat tempat terhormat di hati masyarakat. Ia menyampaikan keinginan untuk kembali dilibatkan dalam PT Freeport Indonesia idealnya dalam posisi HRD atau jabatan strategis sebagai bentuk keterwakilan masyarakat asli Papua.
“Sampai kapan kami berharap? Sekaranglah saatnya, dalam pemerintahan Presiden Prabowo, suara kami didengar dan perempuan Papua diberi ruang untuk membuktikan.”
Bagi Selepa, perjuangannya bukan tentang kekuasaan, melainkan tentang keterlibatan dan kemerdekaan sejati. Ia mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk melihat Papua sebagai bagian dari satu kesatuan, tanpa diskriminasi meskipun kini telah terbentuk Daerah Otonomi Baru (DOB).
“Kami OAP butuh kesetaraan saja. Jangan buat perbedaan. Kami Papua satu, walaupun sudah ada DOB.”
Selepa C. Waromi adalah suara nurani dari ujung timur Indonesia, yang mengingatkan bangsa bahwa kemerdekaan belum lengkap jika keadilan belum dirasakan oleh seluruh anak negeri dari Sabang hingga Merauke.
