Hal senada disampaikan Revitrriyoso Husodo, Ketua Gerak Nusantara Sejahtera, yang menyoroti persoalan ketidakmerataan akses tes bahasa internasional di daerah. “Selama ini, masyarakat pedesaan sulit mengakses ujian bahasa internasional karena biaya tinggi dan keterbatasan lokasi. Headwaytest.com mematahkan sekat tersebut, membawa peluang agar anak-anak bangsa dari desa pun bisa menguji kompetensinya dengan standar global,” jelas Revitrriyoso.
Muhajir Sulthonul Aziz, Ketua Relawan TIK Jawa Timur, menambahkan bahwa Headwaytest.com bukan hanya aplikasi, melainkan terobosan strategis. “Dengan memanfaatkan teknologi digital, kita tidak hanya meningkatkan kualitas SDM, tapi juga memperkuat kedaulatan digital bangsa. Ini sejalan dengan upaya mempercepat transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kolaborasi antara Universitas Ngurah Rai dan Headwaytest.com pun dipandang sebagai langkah nyata dalam menyiapkan SDM yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing global. Kehadiran platform tes kompetensi multibahasa karya anak bangsa ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dan menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan menuju Indonesia Emas.






