“Tukang-tukang demo saja pada sepi mainan. Apalagi yang biasa main proyek. Sekarang zamannya kaku. Orang Golkar banyak yang puyeng,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DPP Partai Golkar maupun pihak Istana terkait isu ini. Namun dinamika internal partai berlambang pohon beringin itu dipastikan akan terus bergerak menjelang suksesi kepemimpinan nasional.