Anas juga menyinggung peristiwa politik tahun 2001, ketika Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengeluarkan dekrit yang berisi pembubaran MPR dan DPR. Namun langkah itu berbeda dengan dekrit Soekarno, karena justru dianggap tidak sah dan berujung pada pemakzulan presiden.
“Dukung DPR kuat dan berdaya. Satu lagi, jangan melakukan hal-hal yang dinilai tolol oleh rakyat,” pungkas Anas.
Baca JugaKajari Kota Bandung Irfan Wibowo Raih Rekor MURI Lewat Pembagian KIA Terbanyak, Pidum Humanis dan Pidsus TajamKamis, 21 Agustus 2025



