“Memangnya DPR klub malam? Kalau mau joget dan menari, sepuasnya saja tapi jangan dipublikasikan. Seharusnya anggota DPR lebih banyak mendengar aspirasi rakyat. Ingat, mereka digaji dari pajak rakyat,” ujarnya.

Jerry mengingatkan bahwa sejarah pernah mencatat pembubaran DPR di era Presiden Soekarno dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Menurutnya, anggota DPR semestinya mencontoh gaya komunikasi Sufmi Dasco, Ketua DPR Puan Maharani, dan Saan Mustopa yang lebih terbuka terhadap kritik publik.