“Pelatihan ini bukan hanya sekadar teori, tetapi harus menjadi dorongan bagi kita semua untuk menciptakan karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sesi pelatihan dipandu oleh narasumber dari Bumi Kreatif Institute, yakni Moch. Japri Bubung, Dina Yopita, Putri Yusnita Azzahra, dan Astri Aprilian. Materi yang disampaikan mencakup strategi pembuatan konten pemasaran, praktik pengelolaan media sosial, hingga teknik live streaming untuk promosi produk. Peserta tampak antusias saat diajak langsung mencoba membuat konten kreatif dengan perangkat digital sederhana.

Sementara itu, di panggung utama, Festival Objek Pemajuan Kebudayaan berlangsung meriah. Lomba jaipong antar-SD/sederajat dan lomba meracik obat tradisional antar-perempuan adat serta antar-SMP/sederajat menjadi daya tarik tersendiri. Sorak-sorai penonton yang memenuhi area menambah semarak suasana.

Memasuki siang hari, panggung utama kembali diramaikan dengan lomba jaipong antar-SMP/sederajat. Di waktu yang sama, lapangan Kasepuhan Cisungsang menjadi pusat perhatian dengan berlangsungnya pertandingan voli putri yang tak kalah seru.

Rangkaian kegiatan hari ini menjadi bukti bahwa Seren Taun Kasepuhan Cisungsang bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ruang pembelajaran, kreativitas, dan kebersamaan.