Teropongistana.com Jakarta – Matahukum mendukung langkah Kejaksaan Agung yang akan memeriksa mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas terkait dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook di Kemendikbud. Menurut Matahukum, siapa pun yang diduga terlibat dan ada indikasi dalam kasus tersebut wajib diperiksa untuk diminta pertanggung jawabanya.

“Menurut saya juga sangat bagus Kejagung memeriksa MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas jika memang ada indikasi dugaan korupsi laptop Chromebook. Bahkan tak hanya di kementeriannya saja, tapi juga swasta hingga menggeledah korporasi kalau memang disinyalir ada yang perlu diperiksa terkait kasus ini,” kata Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir lewat pernyataanya yang diterima redaksi, Kamis (25/9/2025)

Menurut pria yang kerap disapa Daeng tersebut mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap MenPAN-RB tersebut membuktikan Korps Adhyaksa seirus dalam penegakan hukum, termasuk memeriksa perusahaan besar. Kata Daeng, saat inj publik sangat menunggu agar kasus ini bisa segera dibongkar dengan transparan.

“Dengan begini, Kejagung memberi pesan kuat bahwa penegakkan hukum tidak takut menghadapi salah satu partai besar dan perusahaan atau entitas apapun. Hukum juga tak pandang bulu untuk periksa swasta maupun negara. Jadi saya sangat acungi jempol atas keberanian Kejagung,” ucap Daeng dengan penuh yakin kalau Kejagung bisa mengembangkan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook tak hanya berhenti di Nadiem Makarim.

Sekedar Informasi, Kejaksaan Agung memeriksa mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook di Kemendikbud. Azwar Anas diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan Azwar Anas diperiksa terkait riwayatnya yang pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) tahun tahun 2022.