Data Kementerian Perhubungan mencatat, jumlah motor di Indonesia hingga awal 2025 telah menembus 130 juta unit. Menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pengguna roda dua terbesar di dunia.
Kondisi tersebut turut melahirkan ribuan komunitas. Mulai dari yang berbasis merek, model, hingga hobi touring lintas daerah. Tidak sedikit dari komunitas motor tersebut yang aktif menggelar kegiatan sosial, edukasi keselamatan berkendara, hingga pemberdayaan ekonomi.

“Saya ingin PERIKHSA Riders bukan hanya sekadar kumpul dan touring. Tetapi juga hadir dengan kegiatan sosial, kampanye keselamatan, serta ikut membangun citra positif komunitas motor. Dari sinilah kita bisa memberi arti lebih pada hobi berkendara,” kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga mendorong PERIKHSA Riders ikut mendukung pengembangan ekosistem otomotif dan pariwisata nasional. Pemerintah belakangan mendorong wisata berbasis komunitas motor yang terbukti mampu menghidupkan ekonomi lokal di berbagai daerah. Semisal, event motorbike tourism di Mandalika dan Danau Toba yang sukses mendatangkan ribuan peserta dan wisatawan domestik serta asing.
“Saya percaya PERIKHSA Riders akan menjadi salah satu komunitas motor yang solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dari sini kita belajar bahwa persaudaraan bisa lahir dari hobi bersama, lalu berkembang menjadi energi positif bagi bangsa,” pungkas Bamsoet.



