Selain itu, mutasi dan rotasi juga terjadi di ratusan Kajari, Asisten dan para Koordinator di Kejati yang ada di Indonesia. Diantaranya Herlina Setyorini yang sebelumnya menjabat Kepala bagian keuangan pada Sekertariat Jaksa Agung muda bidang perdata dan tata usaha negara kejaksaan agung menjadi Asisten pembinaan di Kejati Sumut. Edy Winarko yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat IV B pada Direktorat IV Jaksa Agung Muda Bidang Itelijen Kejagung menjadi Asisten Intelijen di Kejati Jawa Tengah.

Kemudian Safrianto Zuriat Putra yang sebelumnya menjabat Kajari Jakarta Pusat mendapat promosi menjadi Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta. Ricky Setiawan Anas yang sebelumnya menjabat Kajari Tanjung Perak mendapat promosi menjadi asisten perdata dan tata usaha negara di Kejati Banten.

Aditya Rakatama dari koodinator pada Kejati Banten mendapat promosi menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah. Mumuh Ardiansyah yang sebelumnya menjabat Kasi Pidum Kejari Kota Bandung menjadi koordinator Kejati Jawa Barat.

Aco Rahmadi Jaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Kabupaten Pandeglang digantikan oleh Surayadi Sembiring. Kemudian Kajari Lebak yang sebelumnya dijabat Devi Freddy Mustika kemudian diganti oleh Onneri Khairoza yang sebelumnya menjabat Kajari Kaimana.

Rotasi ini sekaligus menandai komitmen Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk terus memperkuat jajaran kejaksaan di daerah, agar penegakan hukum berjalan lebih profesional, transparan, dan responsif terhadap kepentingan publik.