Teropongistana.com Jakarta – Peristiwa kekerasan kembali terjadi dalam konflik agraria di Bengkulu Selatan. Lima petani di Kecamatan Pino Raya menjadi korban luka tembak yang diduga dilepaskan oleh pihak keamanan Perusahaan Sawit PT Agro Bengkulu Selatan (PT ABS) pada Senin, 24 November 2025.

Para korban mengalami luka tembak serius di berbagai bagian tubuh. Empat orang dirawat di RSUD HD Manna, sementara satu korban dirujuk ke RSUD M. Yunus Bengkulu akibat kondisi yang lebih parah.

Kejadian bermula ketika sekitar 40 petani meminta pihak perusahaan menghentikan aktivitas alat berat yang tengah membuka jalan di area yang selama ini digarap masyarakat. Aktivitas tersebut dinilai merusak tanaman dan mengancam lahan pertanian petani. Tidak lama setelah itu, terjadi dugaan penembakan yang menyebabkan lima warga terluka.

Identitas Korban Luka Tembak

Baca Juga KBBI Dorong RUU PPRT Jadi Undang-undang Jumat, 21 November 2025
Kbbi Dorong Ruu Pprt Jadi Undang-Undang

Linsurman (41), warga Kembang Seri – luka tembak di bagian dengkul.

Edi Hermanto (52), warga Pagar Gading – luka tembak di bagian paha.

Baca Juga Kejati Jatim Ingatkan Perkara di Sektor Perbankan Jumat, 21 November 2025
Kejati Jatim Ingatkan Perkara Di Sektor Perbankan