Teropongistana, Jakarta – Organisasi Masyarakat Garuda Astacita Nusantara (GAN) merayakan ulang tahun pertamanya dengan agenda besar untuk meneguhkan kembali visi dan misi organisasi. Dalam perayaan ini, GAN menekankan pentingnya konsolidasi internal serta kolaborasi strategis guna mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas.
Ketua Panitia HUT ke-1 Garuda Astacita Nusantara, Ali Husni, menjelaskan bahwa momentum ulang tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah krusial untuk memperkuat fondasi organisasi.
“Tujuannya adalah untuk meneguhkan kembali apa tujuan didirikannya organisasi, untuk apa kita ada, dan mau ke mana kita beranjak. Kita harus melakukan konsolidasi ke dalam supaya diri kita kuat, lalu konsolidasi dengan lingkungan sekitar, termasuk mengundang pemerintah untuk bersilaturahmi,” ujar Ali Husni di sela-sela acara.
Sinergi dengan Pemerintah dan Pembekalan Kader
Dalam rangkaian acara tersebut, GAN menghadirkan sejumlah narasumber penting untuk membekali para kader.
Ali menyebutkan kehadiran perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Direktur Ormas, Budi, untuk memberikan pemahaman mengenai batasan dan tugas pokok fungsi (tupoksi) ormas.
Selain itu, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) turut diundang untuk memastikan seluruh kader GAN memiliki landasan ideologi yang kuat.
“Kami ingin semua kadernya itu, di balik kepalanya, semua berpacu pada tidak ada yang lain selain ideologi Pancasila,” tegas Ali.
Untuk memotivasi kader dari sisi akademis dan organisasi, GAN menghadirkan Prof. Yuddy Chrisnandi yang membagikan kisah sukses (success story) dan wawasan tentang bagaimana seorang kader harus berperan meningkatkan taraf hidup serta berkontribusi bagi bangsa.
Pemberdayaan Ekonomi dan Dukungan Program MBG
Sektor ekonomi dan kewirausahaan juga menjadi sorotan utama. Kehadiran tokoh pengusaha Akbar Djohan (Direktur KS dan Ketum ALFI) diharapkan dapat memberikan insight mengenai kewirausahaan dan pembangunan rantai pasok (supply chain).
Ali Husni mencontohkan secara spesifik bagaimana GAN berencana terlibat dalam menyukseskan program pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Misalnya MBG itu perlu beras, beras dari mana? Perlu ayam, ayam dari mana? Perlu pakannya. Itu semua harus kita ciptakan supply chain-nya, sehingga organisasi ini bisa terlibat dalam menyukseskan program-program pemerintah,” jelasnya.
Respons Bencana: Fokus pada Pencegahan dan Penegakan Hukum Lingkungan.


