📍 Indonesia

Teropongistana.com ,Jakarta – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) bekerja sama dengan Forum Sinologi Indonesia (FSI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Menghadapi Risiko Eskalasi di Indo-Pasifik: Strategi Indonesia Menjaga Kepentingan Nasional di Tengah Rivalitas China–Jepang” pada Senin, 8 Desember 2025 di Kampus Unhan RI, Salemba, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pakar pertahanan, intelijen strategis, dan hubungan internasional untuk membahas meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Indo Pasifik dan dampaknya terhadap stabilitas keamanan nasional. Rivalitas China dan Jepang dinilai menjadi faktor signifikan yang dapat memengaruhi jalur perdagangan, keamanan maritim, serta posisi diplomasi Indonesia di tengah dinamika kawasan.

Dalam diskusi, para narasumber menyoroti tiga langkah strategis yang perlu diperkuat pemerintah Indonesia.

Iklan

Pertama, peningkatan kapasitas pertahanan melalui modernisasi alutsista dan kesiapan sumber daya manusia. Kedua, pelaksanaan diplomasi aktif dan seimbang untuk menjaga kepentingan nasional tanpa terjebak dalam blok politik tertentu. Ketiga, penguatan kerja sama regional melalui mekanisme multilateral guna memastikan stabilitas dan keamanan jangka panjang.

Rekomendasi kebijakan dirumuskan sebagai keluaran dari FGD untuk disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan penyusunan strategi pertahanan dan diplomasi Indonesia ke depan. Tujuannya agar Indonesia tetap menjadi aktor kunci dalam arsitektur keamanan Indo-Pasifik.