Selain itu, Dini juga menekankan pentingnya sisi humanis dalam memberikan pelayanan pada jemaah haji.

“Yang mereka layani bukan sekadar data atau nomor manifes, melainkan orang tua kita, saudara kita, dan sesama umat yang sedang menunaikan ibadah paling sakral dalam hidupnya,” tegasnya.

Dini mendorong Kementerian Haji dan Umroh untuk memastikan diklat petugas haji mampu membentuk profesionalisme sekaligus karakter humanis dalam pelayanan jemaah, sehingga pengalaman ibadah haji dapat dijalankan dengan nyaman dan penuh khidmat.