Teropongistana.com Lebak – Perum Bulog Lebak dan Pandeglang berhasil mengendalikan harga serta menstabilkan pasokan Minyak KITA di masyarakat. Keberhasilan ini diraih melalui kerja sama erat dengan Bapanas, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi maupun Kabupaten, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) dan satgas pangan polri kedua daerah dalam rangka melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Sinergi Semua Pihak Jadi Kunci Keberhasilan

Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Lebak dan Pandeglang, M. Syaukani, menjelaskan bahwa kolaborasi yang solid menjadi dasar keberhasilan penstabilan harga komoditi bahan pokok. Menurutnya, dia tidak bisa melakukannya hanya dengan sendirian melainkan harus bersinergi dengan berbagai pihak seperti Pemda.

“Sinergi antara Bulog, Bapanas, Pemda Provinsi maupun Kabupaten yaitu Dinas Perdagangan, dan Dinas Ketahanan Pangan dan juga satgas pangan polri telah membawa perubahan signifikan bagi masyarakat Lebak dan Pandeglang,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (14/2/2026)

Penyaluran minyak KITA di fokuskan ke Pasar-pasar Strategis Pengendalian Pasar dan Ketersediaan Pangan (SP2KP-red) yaitu pasar Rangkasbitung Lebak dan Pasar Badak Pandeglang. Tapi untuk pemerataan stok dan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan Minyak Kita, Bulog juga melakukan pendistribusiannya minyak Kita melalui pasar tradisional, Koperasi Merah Putih dan juga jaringan RPK binaan Bulog yang ada di Kabupaten Lebak dan Pandeglang.

“Kami juga menjalin kerja sama erat dengan Koperasi Merah Putih – baik yang sudah beroperasi maupun yang baru terbentuk. Tujuanya agar distribusi bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di pelosok daerah,” ucap M. Syaukani sambil menunjukkan beberapa data terkait pelaksanaan GPM.

Baca Juga Hari Pers Nasional, Integritas Adalah Kunci Rabu, 11 Februari 2026
Hari Pers Nasional, Integritas Adalah Kunci