Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jawa Barat Nur Sricahyawijaya menjelaskan bahwa keberadaan Rumah Sakit Adhyaksa Jawa Barat tidak hanya difokuskan untuk kebutuhan internal Kejaksaan, tetapi lebih dari itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat luas.
“Momentum groundbreaking hari ini adalah awal dari kerja sama bersama untuk membangun fasilitas yang tidak hanya modern dan berstandar tinggi, tetapi juga berorientasi pada pelayanan prima dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap pembangunan,” jelas Nur Sricahyawijaya.
Ia menambahkan bahwa Kejaksaan berharap dengan adanya rumah sakit ini, akses terhadap layanan kesehatan berkualitas dan dukungan medikolegal yang handal dapat lebih mudah diraih oleh seluruh masyarakat Jawa Barat.
“Sekaligus memperkuat peran Kejaksaan dalam mendukung pembangunan bangsa melalui sektor kesehatan dan penegakan hukum yang berintegritas,” ucapnya.
Kejati Jawa Barat berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja sama secara sinergis untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Kegiatan peresmian groundbreaking ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan, antara lain Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Hendro Dewanto Kepala Pusat Kesehatan Yustisial Dr. Faizal Arief Nurokhman, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Bupati Kabupaten Bandung Barat, Walikota Kota Bandung, serta unsur Forkopimda dari Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Kota Bandung.


