Mukhlisin menyebutkan, tiga korban dalam kejadian itu adalah Ahmad Khoirul Anam (staf, lima tahun bekerja), Lukmanul Hakim (operator, enam bulan bekerja), dan Abud Mahmudin (operator, empat tahun bekerja).
Khoirul Anam dilaporkan ditampar di bagian pipi. Lukmanul Hakim dipukul di rahang kanan. Sementara Abud Mahmudin mengalami pukulan di bawah mata dan pipi dekat mulut hingga menyebabkan giginya goyang.
Saat kejadian, satu operator sedang bertugas, satu staf berada di lokasi, dan satu operator lain yang sudah selesai bekerja turut keluar karena situasi memanas.
Akibat insiden tersebut, ketiganya mengalami syok. Meski tidak menjalani perawatan di rumah sakit, mereka sementara diliburkan satu hari untuk pemulihan dan digantikan oleh pegawai lain.
Peristiwa ini juga sempat viral di media sosial Instagram melalui akun @nestagram. Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria berpakaian hitam memukul, menampar, serta mendorong pegawai SPBU sambil membentak petugas yang menolak pengisian Pertalite.
(Sumber:Antara)



