Ario menambahkan bahwa penyampaian aspirasi sebaiknya dilakukan melalui cara-cara yang lebih akademis dan argumentatif, seperti penulisan artikel ilmiah, kolom opini, maupun melalui berbagai platform media.
Ia menilai penggunaan kekerasan terhadap perbedaan pendapat justru menunjukkan rendahnya kualitas diskursus publik dan berpotensi merusak budaya literasi di masyarakat.
Dyt.





