Jerry Massie menjabarkan keunggulan militer AS secara rinci:
– Siber: Amerika Serikat adalah pemimpin nomor 1 di dunia siber.
– Pasukan Elit: Pasukan elit Delta Force merupakan yang terbaik di dunia.
– Angkatan Udara: Pembom seperti B-2 Spirit tak bisa terdeteksi radar musuh. B-2 Spirit mampu terbang 11 ribu KM dan membawa 16 bom nuklir, dengan nilai satu pesawat mencapai Rp 35 triliun. Selain itu, ada juga pesawat pembawa bom Doomsday yang sangat ditakuti.

– Angkatan Laut: Memiliki pasukan terbaik dunia Navy Seals, serta dua kapal induk terbesar dan tercanggih, Gerald R. Ford dan Abraham Lincoln.
– Rudal dan Pertahanan: AS memiliki sistem penghalau rudal canggih seperti Helios, serta berbagai rudal presisi tinggi untuk kebutuhan pertahanan dan ofensif, meliputi anti-tank (Javelin), pertahanan udara (Patriot, THAAD, RIM-174 SM-6, FIM-92 Stinger), rudal jelajah (Tomahawk), dan rudal balistik (Minuteman III, PrSM).
“Amerika juga punya alat penghalau rudal Iran yakni Helios dan memproduksi berbagai rudal canggih yang terkenal dengan presisi tinggi,” tambahnya.
Perbandingan dengan Militer Iran

Menurut Global Firepower Index, kekuatan militer Iran menempati peringkat ke-14 dunia, dengan Artesh, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan Komando Penegakan Hukum (LEC) sebagai tiga cabang utama. Iran memiliki sekitar 610.000 personel aktif dan 350.000 cadangan.
Namun, Jerry menyoroti bahwa kekuatan laut Iran sudah sangat melemah. “Sekitar 160 kapal perang Iran telah dihancurkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Kekuatan militer Iran sudah berkurang 60-70 persen, jadi mereka sekarang pincang dan lumpuh,” jelas Jerry.

Meskipun Angkatan Udara Iran memiliki 551 pesawat tempur, helikopter, dan Angkatan Darat memiliki ribuan tank serta artileri, Angkatan Laut Iran tidak memiliki kapal induk atau kapal perusak, hanya mengandalkan kapal selam, korvet, dan kapal patroli.
Jerry Massie memprediksi Amerika Serikat akan segera menguasai Selat Hormuz. “Saya kira Amerika akan menguasai dan merebut Selat Hormuz pekan ini atau pekan depan. Ada 50 ribu pasukan sudah disiapkan di pangkalan militer Amerika di Qatar, Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, dan Oman,” kata Jerry.

Serangan tersebut, lanjutnya, akan dikawal oleh pesawat tempur Israel dan drone, serta pasukan Navy Seals yang diluncurkan dari kapal induk Gerald Ford, George Bush, dan Abraham Lincoln.



