“Kami mendorong penguatan dari hulu hingga hilir. Mulai dari peremajaan tanaman, pengembangan SDM, hingga dukungan bagi UMKM dan koperasi. Bahkan, kami kini membuka peluang luas bagi generasi muda melalui program beasiswa dan pelatihan khusus, agar mereka siap bersaing di industri sawit yang modern,” jelas Helmi.

Transformasi dan Inovasi Jadi Kunci Utama

Dalam sesi diskusi, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rahman, menekankan bahwa UMKM harus terus bertransformasi melalui inovasi dan riset. Kolaborasi lintas sektor dinilai sangat penting untuk menciptakan usaha yang adaptif dan tangguh.

Hal senada disampaikan pelaku usaha, Ir. Rara Sarini, yang mengajak masyarakat untuk lebih aktif mengembangkan potensi lokal menjadi usaha yang bernilai ekonomi tinggi.

Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi dan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat demi mewujudkan ekonomi desa yang mandiri dan sejahtera.