Menyikapi perdebatan yang sedang berlangsung seputar besaran ambang batas parlemen, Golkar mengajukan usulan angka di kisaran 4 hingga 6 persen sebagai jalan tengah yang dinilai paling tepat.
“Menurut pandangan kami, angka 4 sampai 6 persen adalah besaran yang ideal untuk diterapkan. Namun ada catatan penting, aturan ini tidak hanya diberlakukan untuk pemilihan anggota DPR RI saja, melainkan juga diterapkan secara berjenjang untuk pemilihan di tingkat daerah,” ungkap Doli.
Ia memberikan contoh penerapannya, yakni 5 persen untuk DPR RI, 4 persen untuk DPRD Provinsi, dan 3 persen untuk DPRD Kabupaten/Kota. Penerapan yang berjenjang ini dinilai adil karena mempertimbangkan cakupan wilayah dan jumlah pemilih yang berbeda di setiap tingkatan pemerintahan.
