Muji Rohman juga menyoroti pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tantangan ke depan akan semakin beragam, mulai dari ancaman non-militer hingga perkembangan teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, kemampuan adaptasi menjadi hal yang mutlak diperlukan.

Peringatan HUT ke-47 Deninteldam III/Siliwangi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak berdiri pada 24 April 1979, institusi ini telah menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan tugas negara.
Muji Rohman berharap, dengan bertambahnya usia, Deninteldam III/Siliwangi semakin matang dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia optimistis, dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, institusi ini akan terus meningkatkan kinerjanya secara profesional.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung tugas-tugas aparat dalam menjaga keamanan. Menurutnya, stabilitas wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.


